Flower Pressed Earl Grey Cookies

AKHIRNYAAAAA saya bisa bikin earl grey cookies yang cantik dengan tambahan edible flowers kayak bikinannya Lori Stern! Sebenarnya udah lama banget pengen bikin cookie dengan tambahan bunga-bunga karena tampilannya cantik banget. Terus beberapa hari lalu saya juga abis nyicipin earl grey cookie-nya Dore Letaoo yang enaaaaaak. Akhirnya kepikiran bikin earl grey cookies ditambah edible flowers. Nah, pas banget kan.

Kalau soal makan bunga, saya udah pernah icip beberapa kelopak bunga seperti mawar dan blue pea. Ya rasanya, rasa bunga (hahaha nggak menjelaskan). Ada hint harum dan rasanya itu lebih ke tawar dan citrusy. Karena penasaran dengan cookie-nya Lori Stern, saya memberanikan diri untuk membeli ragam edible flowers yang sudah dikeringkan via Tokopedia. Untuk earl grey-nya saya pakai teh dari Tema Tea yang harum banget (teh favorit saya sejauh ini). Yuk, simak resep flower pressed earl grey cookies berikut ini.

Bahan-bahan

  • 2 cup tepung (saya pakai tepung singkong gluten free dari Ladang Lima)
  • 1 cup gula halus (dibagi menjadi 2)
  • 1 cup unsalted butter
  • 1 sdt ekstrak vanila
  • 2 sdm susu cair
  • 1 sdm teh earl grey (saya pakai French Earl Grey dari Tema Tea)
  • edible flowers

Cara membuat

  1. Campurkan butter dan 1/2 cup gula halus dalam suatu wadah. Aduk menggunakan balloon whisk sampai rata (butter-nya sudah didiamkan di suhu ruang ya, jadi nggak masih beku dari kulkas)                 
  2. Campurkan tepung dan aduk rata kembali, lalu tuangkan ekstrak vanila. Aduk sampai tercampur rata
  3. Hancurkan teh earl grey dengan 1/2 cup gula halus menggunakan food processor
  4. Tuangkan dalam adonan dan uleni menggunakan tangan
  5. Campurkan dengan susu, aduk dan uleni lagi
  6. Gulung adonan hingga berbentuk panjang pada plastic wrap. Bungkus rapat lalu diamkan selama 1 jam di freezer                                                                           
  7. Setelah didiamkan dalam freezer, potong adonan bulat-bulat seperti cookies                          
  8. Taburkan edible flowers di atasnya sesuai selera
  9. Panggang selama 15 menit dalam suhu 300 derajat celcius.

Yuk, Cari Tahu Bunga Apa Saja yang Bisa Dimakan

Bagi banyak orang, memakan bunga mungkin terkesan aneh. Apalagi bagi orang Indonesia, kerap dijuluki tokoh horor legendaris kali ya (nggak berani sebut nama, lol). Seperti yang saya ceritakan di atas, saya pernah memakan bunga segar yaitu mawar dan bunga telang. Kelopak bunga mawar saya makan karena menjadi hiasan dalam salah satu cake. Sementara bunga telang waktu itu disajikan menjadi salad dan sempat bikin teh bunga telang sendiri. Rasanya ya sulit sih dideskripsikan. Cenderung tawar, cuma ada rasa khas bunganya itu sendiri.

Waktu saya membeli edible flowers di Tokopedia, bunganya pun beragam dalam satu pack. Ada Dried Marigold, Cornflower, Pansy, Blue Pea, Forget Me Not, Chive Blossom, Gompherna, and Rose petals, Lavender yang sudah dikeringkan. Kalau dilihat dari kemasannya sih ini impor dari Prancis. Kira-kira di Indonesia ada nggak ya yang bikin begini dan dijual?

Waktu saya lagi sharing sama ibu soal bunga yang bisa dimakan, sebenarnya ada banyak banget ragamnya. Cuma rata-rata yang biasa dikonsumsi itu di antaranya marigld/calendula, mawar, lavender, matahari, krisan, carnation, dandelion, saffron, lilac, dan violet. Bahkan beberapa bunga disarankan untuk dikonsumsi karena punya manfaat untuk tubuh. Misalnya mawar yang bisa berfungsi sebagai anti-inflamasi dan bsia mengurangi risiko kanker dan diabetes. kira-kira bunga apa lagi yang bisa dimakan? Share yuk di kolom komentar!

Leave a Reply