Sarapan Praktis: Telur Dadar Zucchini dengan Saus Gochujang

Di antara kalian pernah nggak sih lagi bikin masakan asal cemplang-cemplung aja bahannya terus pas matang dan dimakan ternyata rasanya enak banget? Padahal cuma memanfaatkan bahan-bahan yang ada di kulkas dan lemari dapur. Nah saya baru aja mengalami hal ini nih, terus kayak surprise dan mikir bakalan bikin menu ini lagi (walaupun nggak tau kapan hohoho).

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saya beli zucchini untuk dibikin bibimbap, tapi kok ya males banget bikinnya. Alhasil zucchini-nya dibiarkan aja di rak sayuran kulkas. Sabtu kemarin saya buka kulkas untuk nyari makanan, terus lihat zucchini. Putar otak bikin apa ya enaknya, terus liat ada gochujang di rak dapur. Bikin pajeon alias green onion pancake aja kali ya, tapi bukan pakai daun bawang, melainkan zucchini.

Berbekal kesotoyan, saya campur aja bahan-bahan sesuka hati (tapi sambil mikir kira-kira cocok apa nggak lho ya). Sama sekali nggak nyari tau bikin pajeon bagaimana. Pas jadi kok malah mirip frittata alias telur dadar ala Italia, tapi nggak pakai susu. Kalau disebut pajeon pun nggak juga, karena bikin proses pajeon nggak gini. Jadi ini adalah zucchini frittata atau telur dadar zucchini tapi pakai cocolan gochujang (ngasal banget).

Setelah matang dan foto-foto (siapa tau bisa masuk blog), langsung icip dan terkejut karena rasanya kok enak banget. Padahal udah mikir ini bakalan biasa aja, bayangin zucchini sama telur aja. Ternyata menyisakan taste kayak keju, padahal nggak pakai keju maupun susu. Teksturnya juga enak banget, malah lebih enak ini dibandingkan martabak mi. Jadi sayang zucchini pokoknya setelah makan ini.

Cek resep telur dadar zucchini dengan saus gochujang berikut ini.

Bahan-bahan

Zucchini frittata

  • 1 buah zucchini
  • 2 butir telur
  • 1 sdm penuh tepung terigu
  • 2 lembar daging asap
  • 1/4 bawang bombay
  • 1 siung bawang putih
  • Garam
  • Lada
  • Olive oil

*Untuk tekstur yang lebih creamy bisa ditambah keju parut dan susu cair putih

Saus Gochujang

  • 1 sdm pasta gochujang
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1 sdm bubuk cabai kasar
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam

Cara membuat

Zucchini Frittata

  1. Potong kotak-kotak kecil daging asap, iris tipis memanjang bawang bombay, geprek dan cincang bawang putih
  2. Tumis dengan olive oil, untuk dagingnya jangan terlalu matang alias setengah matang. Matikan api dan diamkan selama 1-2 menit
  3. Parut zucchini dan campurkan dengan dua butir telur yang sudah dikocok.
  4. Campurkan daging asap, bawang bombay, dan bawang putih.
  5. Tambahkan garam dan lada secukupnya, aduk rata
  6. Panaskan wajan yang telah diberi olive oil. Tuangkan adonan dan masak dengan api sedang sampai warnanya kecokelatan.

Saus Gochujang

  1. Panaskan teflon dan masukkan pasta gochujang
  2. Campurkan minyak wijen, garam, gula pasir, dan bubuk cabai kasar. Aduk rata hingga semuanya larut.

Soal zucchini, mungkin ada beberapa dari kalian yang belum tau ini apa atau malah keliru. Sebelumnya, saya sempat mengira kalau zucchini ini sama kayak timun jepang. Ternyata berbeda. Dari segi tekstur kulitnya memang berbeda sih. Menurut saya, kalau dilihat dari kulitnya, zucchini lebih mulus. Sedangkan timun jepang lebih kayak ada titik-titik timbul (duh nyebutnya apa ya?).

Dari segi kandungan juga berbeda lho. Kalau timun jepang mengandung vitamin A, B, dan C, zucchini mengandung magnesium, zat besi, fosfor, dan lutein. Beda banget kan? Sementara untuk khasiatnya, zucchini bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Selain dibikin frittata, zucchini juga biasanya digunakan sebagai pengganti spageti. Jadi bisa diparut memanjang untuk menggantikan spageti, jadi deh pasta vegan! Bisa juga dipotong dadu kecil menjadi salad, dipotong bulat-bulat kemudian dipanggang menjadi lasagna, hingga dihancurkan dan dibuat muffin sampai waffle. Kira-kira kalau kalian punya stok zucchini, mau dibikin apa?

2 comments / Add your comment below

Leave a Reply