Teknik Buat Bola Ubi Kopong: Digoreng Dua Kali

Kalau kalian suka jajan atau nontonin vlog para foodies, pasti bola-bola ubi sekarang jadi camilan favorit atau bahkan incaran kalian. Dengar namaya aja saya langsung ingin icip, tapi apa daya jauh banget yang jual bola ubi. Menurut informasi yang saya dapat sih, abang-abang bola ubi banyak tersebar di Jakarta Barat dan Tangerang. Duh jauh banget. Tapi akhirnya saya berkesempatan icip bola ubi di Paskal Food Market, Bandung (lah lebih jauh). Rasanya enak dan teksturnya unik, jadi kepengen coba bikin.

Bola ubi yang sempat saya icip itu teksturnya setengah kopong alias masih ada sedikit adonan ubi di dalamnya yang kenyal. Terus ngebayangin, kalau kopong banget pasti enak banget. Krenyes krenyes gurih manis gitu. Setelah menghimpun informasi via segala media sosial dan internet. Akhirnya saya memberanikan diri untuk mencobanya.

Bahan-bahan:

  • 2 buah ubi
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 1 sdm tepung maizena
  • 2 sdm gula halus
  • 1 sdt baking powder
  • minyak goreng

Cara membuat:

  1. Cuci bersih ubi dan kukus hingga empuk. Setelah selesai dikukus, angkat dan diamkan sampai agak dingin, lalu kupas kulitnya
  2. Hancurkan ubi menggunakan garpu DSCF3580
  3. Masukkan tepung tapioka, tepung maizena, gula halus, dan baking powder yang sudah diayak menggunakan saringan ke adonan
  4. Aduk menggunakan tangan sampai rata
  5. Bentuk adonan menjadi bulat lalu letakkan di loyang DSCF3584
  6. Tutup loyang dengan plastic wrap dan simpan di kulkas minimal 1 jam dan maksimal 2 hari
  7. Siapkan wajan dengan minyak goreng (takarannya hingga menutupi bola ubi)
  8. Masukkan bola ubi ke minyak yang belum panas. Goreng sampai setengah matang (berwarna kekuningan). Angkat dan tiriskan
  9. Diamkan selama 5-10 menit
  10. Panaskan minyak, lalu goreng kembali bola ubi. Masing-masing bola ubi ditekan selama 3 detik dengan spatula (tekanan jangan terlalu kuat) lalu lepas lagi agar menciptakan bentuk kopong yang sempurna. Bila warnanya telah cokelat keemasan, angkat dan tiriskan.

Membuat bola ubi yang kopong itu memang agak tricky, sama halnya ketika menggoreng tahu bulat yang fenomenal itu. Kuncinya adalah digoreng dua kali dan ditekan saat penggorengan tahap dua.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah waktu memasukkan bola ubi ke wajan. Tahap pertama, langsung aja masukkan bola ubi meskipun minyak belum panas. Tahap kedua adalah masukkan bola ubi ketika minyak sudah menuju panas. Bagaimana cara menandakannya? Coba letakkan tangan dua jengkal di atas wajan. Jika sudah merasakan hangat, langsung aja goreng bola ubinya.

Nah percobaan kedua saya ini (foto paling atas) memang belum sempurna. Sebab bentuknya nggak murni bulat karena kelamaan menekan dan terlalu kuat tekanannya. Penyebab kedua adalah minyaknya terlalu panas. Jadi selama menggoreng, lebih baik apinya kecil saja ya. Selamat cemal-cemil!

 

2 comments / Add your comment below

Leave a Reply