Membuat Teh Bunga Telang

Akhir tahun kemarin, timeline Instagram saya cukup diramaikan dengan banyaknya komunitas yang mengadakan workshop membuat teh bunga telang. Bahkan beberapa di antara mereka kemudian menjual bunga telang kering untuk dijadikan teh secara praktis. Sebagai orang yang rasa ingin tahu alias keponya tinggi banget (maklum, Sagitarius), saya langsung cari tahu informasi tentang bunga telang ini. Dulu sih saya taunya berguna untuk kesehatan mata bayi.

Setelah cari tahu, saya langsung ngajak ibu untuk beli pohon telang untuk ditanam di teras. Awalnya sih ibu agak menolak dan nanya buat apa, tapi sebulan kemudian saya dikejutkan dengan kehadiran pohon telang di teras (makasih Ibu!). Semenjak punya pohon telang sendiri, saya baru tau kalau bunganya itu cukup cepat numbuhnya. Dalam sehari, saya bisa panen segenggam bunga telang (yay!). Tapi baru kesampaian bikin teh telang beberapa hari lalu, hehe. Simak resep membuat teh telang berikut ini.

Bahan-bahan (untuk 2 gelas)

  • 10 bunga telang
  • gula batu/madu
  • lemon
  • air

Cara membuat

  1. Cuci bersih bunga telang setelah dipetik, keringkan dengan mendiamkannya selama 30 menit atau dilap dengan paper towel
  2. Letakkan 5 bunga telang pada 1 gelas
  3. Tuang 100 ml air mendidih pada gelas yang telah diisi bunga telang
  4. Aduk atau tekan bunga dengan sendok hingga warna birunya keluar
  5. Tambahkan gula batu/madu, aduk kembali sampai tercampur rata
  6. Tambahkan air biasa atau es batu sesuai selera.
  7. Agar rasanya lebih segar bisa ditambahkan air perasan lemon.

Manfaat Teh Bunga Telang

Sebenarnya agak nggak nyangka saat baca-baca manfaat bunga telang di beberapa situs. Soalnya tanaman ini sering dijumpai di jalan seperti tanaman liar. Siapa sangka ternyata punya banyak manfaat. Seperti yang saya himpun dari berbagai sumber, teh telang yang warnanya cantik ini punya beberapa khasiat. Misalnya untuk mengeluarkan racun dan memperlancar proses metabolisme. Selain itu, racikan yang biasanya dijadikan minuman herbal oleh masyarakat Thailand dan Malaysia ini juga dipercaya bisa meningkatkan kesuburan wanita.

Bahkan teh bunga telang juga dipercaya bisa menyembuhkan rasa lelah pada mata, menyembuhkan batuk, hingga membantu meredakan sakit telinga (dengan ditambahkan garam lalu dikompres ke bagian yang sakit). Banyak yang bertanya sama saya seperti apa rasa teh bunga telang. Sejujurnya agak sulit dideskripsikan, yang jelas ada rasa bunga yang cukup kuat dan seperti teh bunga pada umumnya. Maka tambahkan pemanis dan air lemon biar nggak terlalu menyengat rasanya.

Untuk meraciknya pun ada dua cara yang bisa digunakan, yakni langsung diolah atau dikeringkan. Saya sudah mencoba kedua cara tersebut, perbedaannya terletak pada warna yang dihasilkan dan kepraktisannya.  Untuk bunga yang dikeringkan, takarannya harus lebih banyak agar menghasilkan warna biru. Sementara dengan bunga segar, bisa pakai 3-5 bunga untuk menghasilkan warna biru yang cantik.

Hal yang harus diperhatikan sebenarnya adalah mencuci dan mengeringkannya dengan tepat sehingga bebas dari bakteri. Kalau dikeringkan dulu dengan dijemur atau dioven lebih terjamin kebersihannya. Jika mau diolah pastikan mengikuti cara di atas (dengan mendiamkannya atau melap dengan paper towel). Walaupun prosesnya lebih lama yang dikeringkan, tapi jika ingin minum teh seterusnya bisa langsung ambil dari toples.

Untuk metode pengeringan bunga telang bisa dengan dioven selama 10 menit atau dijemur seharian ya. Lalu simpan di toples dengan ditutup rapat. Enaknya minum teh bunga telang ditemani dengan berbagai camilan seperti granola bites atau oatmeal cookies. Yuk, bikin teh bunga telang!

4 comments / Add your comment below

    1. Sama mbaak, aku pun gemes sama warnanya. Bagiku ada rasa khas bunga sih, nggak tawar plek-plekan gitu.

  1. Tau ngga, aku tau bunga telang ini gara-gara eye cream Votre Peau yang memang mengandung blue pea alias bunga telang, hehehe. Ternyata, bisa diolah menjadi minuman.

    1. Aku pun taunya ini buat obat kak hoho. Pas workshop bikin teh bunga telang hits, aku googling dan ternyata emang edible flower alias bisa dimakan

Leave a Reply