#BekalMaksi: Omurice dan Vegetable Tempura

Sudah hari Minggu, tandanya #BekalMaksi kembali beraksi (OMG that rhyme!). Adakah dari kalian yang merasa kalau belum makan nasi tandanya belum makan? Tenang, banyak kok yang sepemikiran sama kalian, walaupun saya nggak gitu sih hehe. Dari kecil sudah diperkenalkan dengan nasi sebagai makanan pokok, jadi wajar kalau kita sebagai orang Indonesia (cielah) merasa makan nasi itu wajib. Walaupun sebaiknya jangan ketergantungan sama nasi sih, masih banyak kok sumber karbohidrat lainnya kayak kentang, mi, bihun, dan berbagai macam superfood kayak oats dan quinoa.

Post kali ini akan menjawab kebutuhan bagi kalian yang wajib makan nasi tanpa membosankan. #BekalMaksi kali ini terinspirasi dari TV series Midnight Diner: Tokyo Stories yang tayang di Netflix. Bagi kalian yang suka makan-makan, masak-masak, maupun budaya Jepang, wajib banget sih tonton ini. Jadi ceritanya tentang seorang bapak yang punya kedai dan bukanya dari tengah malam sampai pagi. Nah kedainya dia itu punya pelanggan tetap maupun pelanggan lepas yang akhirnya suka berbagi cerita dengan sesama pelanggan maupun si bapak.

Setiap episodenya, si bapak akan masak pesanan atau makanan kesukaan pelanggan. Oh ya, di sini nggak ada daftar menu. Jadi terserah pelanggannya mau makan apa, nanti dibikinin. Itu pun kalau ada bahannya sih. Di salah satu episodenya, si bapak bikinin pesanan berupa omurice. Pas nonton keliatannya gampang dan enak banget. Jadi lah terinspirasi buat bekal. Selain omurice, saya juga bikin side dish berupa c vegetable tempura. Biar lengkap dan meriah! Yuk, cek resepnya berikut ini.

Bahan-bahan:

Omurice

  • 1 piring nasi
  • 1 sdm kecap
  • 1 sdm saus tomat (kalau suka saus tomat, bisa pakai 2 sdm)
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1/4 bawang bombay
  • 1 sdm minyak goreng
  • 2 buah telur
  • 1 sdm mentega
  • garam
  • lada

*Kalau punya stock sosis atau daging asap, bisa digunakan untuk campuran nasi goreng

Vegetable Tempura

  • 1 buah terong
  • 5 buah buncis
  • 3 sdm tepung terigu
  • 1/4 baking soda
  • air dingin
  • kuning telur
  • garam
  • lada
  • minyak goreng

*Sayuran bisa diganti dengan jenis lain, misalnya brokoli, kembang kol, asparagus, wortel, timun jepang, dll

Cara membuat:

Omurice

  1. Rajang bawang bombay berbentuk dadu kecil. Tumis dengan minyak goreng sampai harum dan kecokelatan
  2. Masukkan nasi. Aduk rata
  3. Masukkan saus tomat, kecap, minyak wijen, garam, dan lada. Aduk rata
  4. Di wajan berbeda, lelehkan mentega. Api kompornya kecil saja
  5. Masukkan telur yang sudah dikocok sampai berbusa. Kemudian aduk menggunakan sumpit sampai teksturnya fluffy.
  6. Jika tekstur telurnya sudah mulai menggumpal namun di pinggirnya masih cair, masukkan nasi di tengahnya
  7. Lipat setengah lingkaran telur ke arah nasi sampai nasi tertutup telur. Letakkan di kotak bekal

Vegetable Tempura

  1. Potong terong dan buncis sesuai selera
  2. Campurkan tepung terigu dengan garam, lada, dan baking soda kemudian aduk rata. Tambahkan dengan kuning telur dan air dingin sampai teksturnya tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair (Kalau mau praktis bisa pakai tepung tempura dan ikuti cara penyajiannya)
  3. Lumuri terong dan buncis dengan adonan tepung
  4. Goreng hingga kecokelatan. Angkat dan tiriskan

Kalau bicara soal omurice, saya belum menemukan sih omurice yang enak di Jakarta di mana karena memang nggak pernah nyari juga. Udah terlanjur nyaman sama nasi goreng Apjay, hehehe. Cuma saya pernah icip omurice di Daitokyo Sakaba dan rasanya not bad lah. Sesuai pengetahuan saya mengenai omurice, memang rasa saus tomatnya cukup kuat dan telurnya fluffy.

Catatan:

*Silakan menambahkan takaran bahan-bahan jika dirasa belum sedap atau mengubah durasi waktu memasak sesuai jenis kompor atau besar/kecilnya api kompor agar matang dengan sempurna.

9 comments / Add your comment below

    1. Halo, salam kenal juga Mba Lia 🙂
      Silakan mbak dicoba resepnya sekalian nonton seriesnya. Menurutku ceritanya sederhana, tapi seru hehe

Leave a Reply