Sudahkah Makanan Kita Memenuhi Kebutuhan Vitamin Harian?

Kalau bicara soal makanan pasti dilematis dan selalu berpikir apakah makanan kita sudah bisa memenuhi kebutuhan vitamin untuk tubuh? Apalagi kalau sudah jajan, kita sering kali nggak tau makanan tersebut punya kandungan vitamin yang sebenarnya diperlukan atau nggak. Biasanya yang terpikirkan di kepala adalah “yang penting kenyang dan rasanya enak”. Hayo ngaku siapa yang sering begitu?

Sebenarnya kebiasaan seperti ini segera harus disetop karena bisa membuat tubuh tidak sehat dan mengantarkan kita punya penyakit. Nggak mau kan menyesal belakangan? Apalagi sebuah penelitian mengungkapkan bahwa asupan nutrisi di Indonesia sangat buruk dan sedikit sekali manfaat yang bermanfaat dikonsumsi secara konsisten. Maka tak bisa dipungkiri, makin banyak orang yang memiliki risiko terkena penyakit.

Dilansir dari situs resmi World Health Organization (WHO), sepanjang tahun 2015 ada sekitar 56,4 juta kematian dan setengahnya terjadi karena 10 penyakit. Misalnya penyakit jantung, stroke, kanker paru, diabtes melitus, obesitas, hingga diare. Agak menyeramkan saat membayangkan karena penyakit tersebut bisa dialami karena pola makan yang tidak sehat.

Pada Sabtu (14/4/2018) lalu saya diundang ke acara Youvit Blogger Gathering persembahan Indonesia Female Bloggers dan Youvit yang digelar di Glosis, Jakarta Selatan. Para blogger diajak sharing tentang asupan sehari-hari dengan tema ‘Balancing your daily nutritious meals’ bersama Youvit Nutrition Specialist, Rachel Olsen.

Serunya, saya dapat banyak pengetahuan soal makanan sehari-hari di acara ini. Misalnya tentang asupan gula yang sebenarnya hanya boleh konsumsi 4 sdm per harinya. Waduh bagaimana kalau kita setiap hari jajan es teh dan nyemil martabak manis? Maka ganti pemanis dan camilan yang lebih sehat. Misalnya untuk pemanis bisa menggudakan madu murni dan camilan diganti dengan buah-buahan atau kacang-kacangan. Sementara untuk asupan garam dianjurkan mengonsumsi 1 sdt garam dan minyak 5 sdm saja per harinya.

Untuk kebutuhan kalori,  Kementerian Kesehatan melalui rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) mengungkapkan kebutuhan kaloriwanita dewasa (16-30 tahun) pada umumnya berkisar antara 2,125 sampai 2,250 kalori per hari. Sementara pria dewasa dengan rentang umur yang sama membutuhkan 2625-2725 kalori per hari.

Sarapan Itu Penting, Pilih Menu yang Sehat

 

Rachel juga mengingatkan kami akan pentingnya sarapan. Meskipun harus beraktivitas sepagi mungkin, jangan lupakan sarapan. Soalnya masih banyak orang yang menyepelekan sarapan karena terbatasnya waktu untuk menyiapkan dan makan serta belum merasa lapar. Padahal berfungsi untuk meningkatkan metabolisme dan memungkinkan kita tidak makan banyak saat makan siang. Jadi jangan dirapel ya sarapan dan makan siangnya!

Selain itu, pastikan setelah bangun tidur kamu minum 1 gelas air putih. Dikutip dari USA Today, minum air putih setelah bangun tidur bisa memungkinkan pencernaan menjadi lebih baik kondisinya saat kita makan.  Nah sekarang menentukan menu sarapannya yuk. Coba deh kamu ingat-ingat, seminggu ini sarapan apa saja? Nasi uduk, lontong sayur, bubur ayam, atau gorengan? Waduh, kalau empat menu tersebut ada di menu sarapan kamu sehari-hari, sebaiknya dikurangi ya. Meskipun perut terisi, tapi belum tentu kan sehat?

Pilih menu sarapan yang tinggi serat, protein, dan vitamin serta harus menjaga porsinya. Mengapa harus memilih makanan yang punya serat tinggi? Sebab, bisa menstabilkan gula darah, membantu membakar lemak, menjaga berat badan, hingga membuat rasa kenyang lebih lama. Adapun makanan yang mengandung serat tinggi di antaranya buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.

Tim Youvit juga merekomendasikan menu sarapan sehat seperti smoothie bowl dari pisang, mangga, bayam, dan almond milk/soy milk serta tambahan topping granola atau chia seeds. Bagi kalian yang suka oatmeal bisa dicampurkan dengan apel, soy milk, madu, dan cinnamon. Nah kalau kalian tim asin bisa bikin sandwich dengan isi telur, tuna, selada, timun, dan tomat. Di acara ini, para blogger juga diajak menghias smoothie bowl menjadi cantik. Seru banget! Jadi bisa deh menentukan menu sarapan yang tepat. Saya sempat bikin green smoothie bowl dan apple pie oatmeal seperti di bawah ini:

Tak hanya itu, Rachel juga memberi tahu para blogger tentang persepsi kebutuhan lemak. Biasanya orang-orang menghindari makanan yang mengandung lemak. Padahal tubuh juga membutuhkan lemak, tapi ingat, yang dibutuhkan itu lemak sehat seperti yang terkandung pada alpukat, salmon, tuna, walnut, almond, olive oil, pumpkin seeds, dan chia seeds.

Penuhi Kebutuhan Vitamin Harian dengan Multivitamin Youvit

Kalau kamu sudah mengatur pola makan dengan baik, tandanya bagus dan pertahankan. Namun ada hal yang belum banyak diketahui orang. Tim Youvit bercerita bahwa meskipun makanan sudah sehat, belum tentu asupan vitamin yang dibutuhkan tubuh telah terpenuhi. Sebab, tiap makanan punya kandungan vitaminnya masing-masing.

Maka kita dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian dengan mengonsumsi multivitamin. Tujuannya agar bisa mendukung kesehatan dan pertumbuhan, terhindar dari penyakit, menambah energi, konsentrasi jadi lebih baik, kerja lebih produktif, dan suasana diri jadi lebih menyenangkan. Makanya Youvit menghadirkan multivitamin yang mengandung 10 vitamin dan 2 mineral penting sekaligus.

Uniknya, Youvit yang telah mendapatkan label halal dari MUI ini dibuat seperti permen gummy bear. Teksturnya kenyal karena terbuat dari gelatin sapi dan rasanya enak, yakni rasa mix berri. Kandungan vitamin yang ada pada Youvit di antaranya vitamin A, B3, B5, B6, B7, B12, C, D3, dan E. Sementara kandungan mineralnya antara lain selenium dan iodium. Misal kamu ingin tahu apa saja manfaat vitamin dan mineral tersebut, bisa cek di sini ya.

Kamu dianjurkan hanya mengonsumsi 1 gummy per harinya setiap pagi atau setelah makan. Perlu diingat, Youvit diperuntukkan orang dewasa. Sementara bagi ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter jika ingin mengonsumsi Youvit. Multivitamin Youvit bisa didapatkan di berbagai toko yang tersebar di Pulau Jawa. Saat mampir ke Guardian beberapa hari lalu, saya melihat Youvit yang dihargai sekitar Rp 16 ribu – Rp 17 ribu per bungkus dengan isi 7 gummy. Wah terjangkau kan untuk ukuran vitamin?

Ngomong-ngomong soal vitamin, Rachel juga meluruskan beberapa persepsi tentang vitamin. Misalnya kita sering termakan omongan iklan yang menganjurkan konsumsi 1.000 mg vitamin C per hari. Padahal yang diserap oleh tubuh hanya 90 gram per harinya lho. Jadi sisanya akan terbuang melalui urin. Makanya Youvit mengatur kandungan vitaminnya secermat mungkin agar tidak terbuang sia-sia. Agar tubuh tetap fit sebaiknya biasakan minum vitamin setiap hari. Bukan ketika tubuh mulai terasa tidak fit.

Kalian bisa mendapatkan multivitamin Youvit di Hero, Giant, Carrefour, Superindo, Ranch Market, Gramedia, Hari Hari, Tip Top, Farmers Market, ApoteK K 24, Guardian, Ace Hardware, Natural Farms, Watsons, Fitness First, dan Viva Apotek. Kalau mau lebih praktis, kalian juga bisa memesan Youvit secara online di Lazada, Bukalapak, Elevania, dan Blibli. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi situs Youvit di www.youvit.co.id atau follow Instagram Youvit dengan klik di sini.

Yuk hidup sehat dan lebih aktif bersama multivitamin Youvit!

9 comments / Add your comment below

    1. Makasih mbak Uli, hehe. Iya selama ini aku juga nggak terlalu merhatiin kandungan makanan sehari-hari. Ikut acara kemarin jadi kayak disadarin ya hahaha

    1. Iya seru banget mbak, jadi tau banyak hal. Apalagi masih banyak yg keliru soal hidup sehat

  1. Aku banget tuh makan-makan aja, kebanyakan karbo dan suka lupa buat makan sayur apalagi konsumsi vitamin. Habis ini harus lebih konsisten lg hidup sehat.

    1. Aku masih makan sayur dan buah, tapi cemilannya nggak kekontrol. Jadi sama aja hehe. Yuk, mbak mulai konsisten hidup sehat 🙂

    1. Sama mbak, aku juga suka banget. Selain praktis, rasanya kayak gummy bear. Nggak berasa kayak minum multivitamin malah

  2. Habis ikut acara IFB x YOUVIT ini jadi langsung praktik bikin smoothies sendiri. Hehehe. Ternyata emang enak, seger, dan sehat. Terus ga ribet juga kalau kita mau bikin buat sarapan

Leave a Reply