Cara Buat Kartu Undangan Tanpa Harus Belajar Desain

Youtube memang telah menjadi teman setia saya di saat bosan dan nggak tau harus mau ngapain lagi. Bahkan menonton video di Youtube sudah jadi rutinitas saya sebelum dan sesudah tidur. Nah, beberapa hari yang lalu saya dipertemukan dengan channel The Sorry Girls. Channel ini dimiliki dua orang perempuan yang gemar bikin macam-macam pernak-pernik secara mandiri atau DIY (Do It Yourself).

Video pertama yang saya tonton adalah bagaimana cara membuat kartu undangan pernikahan secara mandiri. Pas nonton videonya seru banget karena prosesnya gampang dan hasilnya gemas! Coba deh kalian cek videonya di sini. Memang agak effort pas bagian menggunting dan mewarnai kertas secara manual dan mengeringkannya, tapi hasilnya memuaskan banget.

Saya jadi terpikir kayaknya bikin kartu undangan sendiri itu unik juga. Buat bekal kalau disuruh bikin kartu undangan arisan, ulang tahun, bridal shower, atau baby shower teman dan keluarga secara dadakan (atau malah bisa jadi usaha, lol) Pastinya kalo DIY juga lebih berkesan dan terkesan manis. Akhirnya saya mencoba bikin kartu undangan DIY dengan cara saya sendiri. Modalnya gampang (plus karena saya selalu sedia berbagai macam kertas dan hiasan buat crafting), bikinnya pun juga gampang.

Bahan-bahan:

  • Kertas cover contour ukuran A4 (saya pakai merek Concorde)
  • Hiasan aneka rumput kering warna-warni
  • Gunting
  • Solasi
  • Cutter
  • Tali agel (tali goni)
  • Laptop + Printer

Cara membuat:

  1. Buat desain kartu undangan menggunakan Microsoft Word, bisa juga pakai Adobe Photoshop. Jangan lupa desainnya dibuat menjadi dua bagian. Misal pakai Microsoft Word, dibagian Page Setup diatur menjadi landscape dan ukuran kertasnya disesuaikan menjadi A4. Lalu klik Coloumns yang dibagi menjadi 2. Ketik isi kartu undangan di dua sisinya.
  2. Print di atas kertas kemudian lipat menjadi dua bagian dan gunting agar menjadi satu kertas undangan.
  3. Agar mendapatkan kesan yang agak messy, buat pinggiran kertas menjadi tidak rata dengan menyayat bagian pinggir kertas dengan cutter (dilakukan menyamping pada seluruh bagian).
  4. Lingkarkan tali agel di tengah kartu ucapan, lalu ikat mati sekali.
  5. Siapkan beberapa rumput kering, kalau susah untuk mengaturnya, bisa dirapatkan kemudian saling direkatkan dengan solasi pada bagian tangkai tengah atau bawah.
  6. Letakkan rumput kering di atas ikatan tali mati lalu lingkarkan ke rumput kering dan ikat mati sampai talinya tak tersisa atau tersisan hanya sedikit.
  7. Bisa dimasukkan ke amplop atau plastik.

Sebenarnya saya mengakui sih dari hasil percobaan pertama ini masih kurang rapi, tapi setidaknya bisa bikin kartu undangan sendiri yang tampilannya artsy, lol. Sebenarnya ini bagian dari saya membuktikan kalau saya bisa nggak ya bikin undangan yang manis tanpa harus mendalami desain grafis. Soalnya sudah lama banget nggak pakai Adobe Photoshop, apalagi Corel Draw.

By the way, ini bukan berarti saya menepis bikin undangan bagus dengan desain yang bagus ya. Kalau kalian bisa desain malah bagus banget, ini ajang iseng-iseng bikin DIY aja. Β Besok-besok coba lagi ah dengan metode yang berbeda, kira-kira menggunakan bahan apa lagi ya?

Leave a Reply